Cara Pemeliharan Kebun Kakao Yang efektif

Posted: Agustus 25, 2011 in Koperasi Tani ,Amal Bakti Mandiri

CARA MERAWAT KEBUN KAKAO YANG BAIK

Keberhasilan dalam mengelolah kebun kakao membutuhkan kegiatan rutin yang terencana dalam mengoptimalkan praktek pertanian yang baik seperti Panen Sering,Pemangkasan, sanitasi dan pemupukan , metode  rehabilitasi tanaman lainnya seperti tehnik sambung samping  dan sambung pucuk khususnya bagi tanaman yang berproduksi rendah atau tidak berproduksi sama sekali dapat diterapkan .

Berikut ini merupakan matriks  kegiatan manajemen kebun yang disusun sebagai acuan dasar bagi petani kakao , berisikan petunjuk yang  menggambarkan kapan kegiatan yang paling tepat untuk dilaksanakan. Hal ini memungkinkan petani untuk  mengatur jadwal kerjanya menurut kondisi musim tertentu . Matriks ini hanyalah panduan umum tetapi dapat digunakan oleh petani dalam memperbaharui  kegiatan pembudidayaan Kebun kakaonya.

1.       Panen Sering

Kegiatan Panen sering harus dilaksanakan sepanjang tahun .khususnya setiap minggu meskipun  ketika produksi buah rendah. Panen sering sangat penting dalam manajemen kebun kakao yang baik yang mana bertujuan untuk memutus siklus hidup PBK (Penggerek Batang Kakao) pada tahap larva. Selama panen sering dilakukan hendaknya tidak merusak bantalan buah dimana bunga buah akan tumbuh kembali . maka lakukanlah panen sering dengan hati-hati menggunakan alat yang tajam dan bersih.

2.       Pemangkasan

a.       Kegiatan pemangkasan dilaksanakan pada pohon yang telah dewasa/tua dimana dapat dibagi dalam tiga kategori yakni :

b.      Pangkas Berat dilakukan selama musim hujan kegiatan ini dapat dilakukan dua kali dalam setahun, ketika pohon masih memiliki buah dan bunga yang kurang .memangkas bagian tanaman yang tidak perlu guna  menjaga keseimbangan tanaman dan meningkatkan kondisi pohon . Pangkas berat jangan dilakukan ketika bunga/bakal buah tumbuh dan berproduksi biarkan bakal buah tumbuh hingga 10 cm, jika pemangkasan tetap dilaksanakan maka bunga atau buah bakal akan berguguran.

c.       Pangkas Pemeliharaan dilaksanakan empat kali setahun dengan memangkas cabang atau tunas yang tidak perlu seperti pucuk,juga yang tumbuh menggantung serta cabang yang rusak . tipe pemangkasan  ini dapat dilakukan kapan saja meskipun pohon sedang dalam masa produksi

d.      Pangkas Pucuk dapat dilakukan kapan saja biasanya dilakukan juga pada saat panen karena cabang ini mengurangi fertilitas tanah dan tentunya perlu dipangkas.

3.       Sanitasi

Pelaksanaan Sanitasi dilakukan setelah panen. Dengan membenamkan kulit-kulit buah hingga larva PBK, telur dan pupa tidak dapat menjangkit buah lainnya. Karenanya kulit buah hendaknya  dibenamkan  atau ditutup  dengan plastic guna menghindari berkembangnya hama tersebut. Juga bagi buah yang busuk buah hendaknya dibuang dari kebun kemudian dikuburkan jauh dari kebun untuk menghindari menjangkitnya jamur pada buah atau bagian tanaman lain.

4.       Pemupukan

Penerapan Pemupukan harus dilakukan pada permulaan musin hujan setelah kegiatan pemangkasan .tipe pupuk yang digunakan hendaknya sesuai dengan rekomendasi teknis yang dianjurkan oleh Jember ,Seperti Urea 100g,SP 36/TSP 200gr dan KCL 250 g perpohon.Atau 2 karung Urea, 4 Karung SP36/TSP dan 5 karung KCL perhektar perpemupukan. Pemupukan yang tepat dilaksanakan dengan total dosis yang dianjurkan 4 karung urea 8 karung sp36/tsp 10 karung kcl pertahun  perhektar pupuk hendaknya di benam pada lubang  yang dibuat agar pupuk tidak tersapu ketika hujan tiba .Pemupukan  dilakukan untuk menjaga ferilitas  dan produktifitas tanaman serta tahan terhadap hama dan penyakit

5.    Pengeringan

Kegiatan pengeringan hasil panen biji kakao harus dilakukan ketika biji basah telah dipanen kandungan air pada biji kakao hendaknya berkisar 7-8 % , alat pengeringan  haruslah bersih  dari seperti pasir dan kotoran  agar kualitas  biji kakao lebih baik.

6.    Sambung samping

Kegiatan ini dapat dilaksanakan sepanjang waktu,alangkah baiknya dilakukan pada awal musim hujan dan pohon dalam keadaan flus  dan satu hal yang perlu kita perhatikan sebelum melakukan penyambungan pilihlah entries yang sehat dan baik agar pertumbuhannya cepat dan tidak mudah terserang hama penyakit

7.    Sabung pucuk

Kegiatan ini dapat dilakukan pada pucuk yang berumur 2.5-3 Bulan hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan batang bawah dan atas yang sesuai anjuran teknis dan guna menghasilkan yang terbaik.

Moga Panduan Manajemen Pemeliharaan Kakao Yang baik ini dapat bermanfaat bagi Kita Semua Mohon kritik dan saran yang membangun demi tercapainya tujuan petani yang mandiri dan sejahtera Amin..

Salam Petani…

By Nurjamal Budiman(Aktivis Pemerhati Petani Kakao Polman)

Silahkan Download Jadwal Panen dan Pemeliharaan Kakao dibawah ini!!

Jadwal Panen

Komentar ditutup.