Sistem Manajemen Pengembangan Usaha Kakao

Posted: Agustus 22, 2011 in Koperasi Tani ,Amal Bakti Mandiri

SISTEM MANAJEMEN  DAN PENGEMBANGAN UNIT PENGOLAHAN HASIL BUDIDAYA KAKAO DAN KELEMBAGAAN  KELOMPOK TANI

Oleh: M.Nurjamal Budiman.

 

I.  PERENCANAAN USAHA

 

Perencanaan  usaha merupakan  alat yang sangat penting bagi pengusaha maupun pengambilan keputusan  kebijakan perusahaan.  Tujuan perencanaan usaha adalah agar kegiatan usaha yang akan dilaksanakan maupun yang sedang berjalan  tetap berada di jalur yang benar sesuai yang direncanakan.  Perencanaan usaha harus memuat tahap-tahap  yang harus dilakukan untuk memaksimalkan keberhasilan melalui pengelolaan manajemen usaha yang tepat.

Ada 8 komponen utama perencanaan usaha yaitu  :

  1. Pasar, konsumen, harga

2.   Produk, jenis, jumlah, mutu dan ketersediaan

3.   Modal, tunai, lahan, peralatan dan prasarana

4.   Tenaga Kerja

5.   Manajerial  kemampuan kewirausahaan dan kelembagaan usaha

6.   Jaringan usaha dan pemasaran

7.   Aspek Hukum (keamanan dan perijinan)

8.   Neraca untung-rugi

Tujuan utama melakukan bisnis / usaha adalah memperoleh keuntungan,dapat berkembang dan berkelanjutan dalam waktu yang tidak terbatas, agar hasil usaha dapat laku dijual dan menguntungkan, maka perlu mengetahui kriteria memilih usaha dan nilai kelayakan usaha. Adapun kriteria memilih usaha adalah  :

o   Pemasaran  (konsumen dan potensi pasar)

o   Ketersediaan bahan baku

o   Teknologi/ keterampilan

o   Alat yang digunakan

o   Resiko kegagalan

o   Modal yang tersedia

o   Faktor sosial budaya

o   Keamanan

o   Keuntungan

 

 II.       PELAKSANAAN  USAHA

A.  Diversifikasi Usaha

 

  1. Diversifikasi Vertikal, yaitu penambahan jenis usaha baru yang terkait ke hulu atau ke hilir dari usaha yang sudah ada.
  2. Diversifikasi usaha yang tidak rumit dalam pengelolaannya, akan tetapi bila ada kesulitan pada salah satu faktor, misalnya pasar tidak mau terima atau bahan baku tidak ada atau faktor lainnya, maka usaha akan mengalami kegagalan secara menyeluruh, sehingga usaha terhenti dan kehilangan mata pencaharian
  3. Diversifikasi Horizontal, yaitu penambahan jenis usaha baru yang tidak ada kaitannya ke hulu ataupun ke hilir dari usaha yang sudah ada.
  4. Diversifikasi usaha ini lebih rumit pengelolaannya, akan tetapi apabila dikelola baik akan mendapatkan manfaat antara lain
  • Laba bisa lebih besar, karena keuntungan didapat dari berbagai jenis usaha
  • Mengurangi resiko kegagalan usaha, karena sedikit kemungkinan dua atau lebih jenis usaha gagal semua.

 

Manfaat Melakukan Usaha Lebih Dari 1 Macam

ASPEK

MANFAAT

1.

RESIKO KERUGIAN

Usaha Yang Merugi Dapat Ditutup            Oleh Keuntungan Dari Usaha Lainnya

2.

MODAL

Penggunaannya Bisa lebih Ekonomis

3.

TENAGA

Pemanfaatannya Bisa Lebih Optimal

4.

PASAR

Jaminannya Lebih Pasti

5.

KEUNTUNGAN

Bisa Lebih Besar

6.

WAKTU

Lebih Optimal

 

B.Menyusun Rencana Usaha Kelompok

Dalam melaksanakan usaha harus dapat menyusun Rencana Usaha Kelompok (RUK).  RUK merupakan rencana usaha kelompok tani mengenai kegiatan bersama antar anggota yang disusun secara sistematis dan tertulis. RUK ini harus berdasarkan kesepakatan seluruh anggota kelompok, sehingga dapat dilaksanakan dan di pertanggungjawabkan secara bersama.

Kegunaan Rencana Usaha Kelompok :

§  Sebagai pedoman dalam melaksanakan, mengendalikan dan mengawasi kegiatan usaha yang dilaksanakan.

§  Usaha menjamin tumbuhnya rasa memiliki dan tanggung jawab diantara sesama anggota keluarga / anggota dalam melaksanakan rencana usaha tersebut.

§  Sebagai alat / jaminan untuk mendapatkan tambahan modal usaha dari sumber modal

Hal – Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Menyusun Rencana Usaha :

§  Judul/ Jenis usaha kelompok

§  Alasan memilih jenis usaha

§  Rencana Pemasaran

§  Teknologi yang digunakan

§  Rencana Biaya dan Sumber biaya

§  Perhitungan rencana keuntungan

§  Perkiraan Kekayaan Usaha Kelompok

 

C. Analisis Kelayakan Usaha

  

D.      Pembukuan Usaha

  1. Tujuan untuk mengetahui perkembangan usaha, peningkatan pendapatan, kesinambungan usaha, peningkatan kualitas sumberdaya serta menumbuhkan dan meningkatkan pemahaman (motivasi) tentang pentingnya pembukuan usaha.
  2. Manfaat Pembukuan usaha merupakan alat bantu bagi para usahawan untuk mengarahkan pelaksanaan usaha secara tepat dan untuk membuat keputusan usaha agar selaras dengan kebutuhan, sasaran dan tujuan usaha.

III. KELEMBAGAAN  USAHA

PENGERTIAN KELOMPOK TANI

Kelompok tani adalah kumpulan petani / peternak / pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi, lingkungan (sosial, ekonomi sumber daya) dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha kelompok.

KARAKTERISTIK KELOMPOK TANI

  1. Saling mengenal, akrab dan saling percaya diantara sesama anggota
  2. Mempunyai pandangan dan kepentingan yang sama dalam berusaha tani
  3. Memiliki kesamaan dalam tradisi dan atau pemukiman, hamparan usaha, jenis usaha, status ekonomi maupun sosial, bahasa, pendidikan dan ekologi.
  4. Ada pembagian tugas dan tanggung jawab sesama anggota berdasarkan kesepakatan bersama.

PENUMBUHAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI DAN GABUNGAN KELOMPOK TANI.

Penumbuhan kelompok tani dapat dimulai dari kelompok – kelompok  / organisasi sosial yang sudah ada dimasyarakat yang selanjutnya melalui kegiatan penyuluhan pertanian diarahkan menuju bentuk kelompok tani yang semakin terikat oleh kepentingan dan tujuan bersama dalam meningkatkan produksi dan pendapatan produksi dan pendapatan dari usaha taninya.

LANDASAN KEBIJAKAN

Arahan Mentan tentang konsep kelembagaan petani / peternak pekebun:


 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.